Beritaparlemen.com|Depok, — Anggota DPR RI dari fraksi PKB H. Sudjatmiko mengajak masyarakat untuk memperhatikan pendidikan bagi generasi muda. Pasalnya, melalui pendidikan sebagai penentu masa depan yang cerah dan lebih baik lagi.
“Kita mengajak masyarakat betapa pentingnya pendidikan bagi anak-anak di masa depan. Bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan akan mempermudah dalam menjalani kehidupan serta meraih kesuksesan,”ujarnya seusai menjadi narasumber pada acara sosialisasi Pancasila, UUD 45, NKRI & Bhineka Tunggal Ika.

Menurutnya, setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan UUD 45 pasal 31 ayat 1-5. Jadi, tidak ada lagi alasan untuk tidak bersekolah. Apalagi, saat ini juga ada program beasiswa bagi pelajar atau mahasiswa.
“Seperti pada Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan beasiswa berupa bantuan uang tunai dari Pemerintah yang ditujukan bagi pelajar SD sampai SMA. Tentu, melalui program ini diharapkan bisa mencegah terjadinya putus sekolah,”katanya.
Sudjatmiko mengungkapkan Pemerintah telah memberikan program bantuan atau beasiswa bagi siswa kurang mampu. Untuk itu, dirinya meminta masyarakat untuk memanfaatkan program Pemerintah tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Pendidikan harus menjadi perhatian dan hal yang utama untuk meningkatkan kualitas hidup serta prestasi. Jangan sampai terpengaruh di medsos yang mengatakan ga usah sekolah toh bisa juga kaya. Ini yang salah, karena melalui pendidikan seseorang tidak hanya pintar namun meraih cita-cita, sejahtera dan bahagia,”terangnya.
Dalam acara tersebut para peserta sangat antusias dan berjalan dengan dinamis. Sudjatmiko juga bercerita tentang pengalaman pribadinya dalam menempuh pendidikan. Melalui ilmu dan pendidikan yang didapatkannya mendukung kesuksesan dalam jenjang pekerjaan atau karir. Sukses dalam dunia pekerjaan juga telah mengantarkannya duduk di Parlemen di Gedung Senayan.
Sebagaimana diketahui Sudjatmiko juga membawa aspirasi dan menyalurkan program PIP bagi warga Depok dan Bekasi. Tidak hanya peduli pada mengusahakan masyarakat mendapatkan beasiswa pendidikan, namun juga pada penguatan agama dan spiritual. Seperti yang dilakukannya kegiatan Pengajian Sujmdjatmiko Center Rutin di 11 Kecamatan. Dimulai dengan zikir, tahlil dan diisi dengan kajian ilmu Fiqih.
